Jamur tiram adalah salah satu tipe jamur yang bisa dinamakan. Jamur ini dinamakan tiram karena bentuk dan warnanya sangat mirip dengan kerang. Biasanya jamur tiram dikonsumsi sebagai olahan makanan. Namun jamur tiram juga bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen.

Tahukah Kamu kalau jamur ini sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom? Jamur ini pun bisa ditemukan di alam bebas. Bahkan menemukannya tidak sulit lho! Jamur jenis ini sangat mudah ditemukan karena bisa ditemukan sepanjang tahun di hutan, pegunungan, atau di daerah sejuk.

Di Indonesia sendiri banyak yang telah memuat budidaya jamur tiram karena cara perawatannya yang cukup mudah. Hal ini wajar karena mengingat banyak masyarakat Indonesia yang senang mengolah jamur tiram menjadi berbagai macam masakan.

Jamur tiram sendiri sebenarnya adalah jamur yang timbuh dengan liar dan menjadi salah satu jamur yang aman untuk dikonsumsi. Hal itulah yang membuat masyarakat Indonesia sangat familiar dengan jenis jamur yang satu ini.

Dalam sebuah jurnal yang berjudul Modulation of Cholesterol-Related Gene Expression by Dietary Fiber Fractions from Edible Mushrooms, disebutkan bahwa jamur tiram sendiri biasa digunakan untuk mengobat berbagai macam kondisi penyakit.

Dalam A Proinflammatory Effect of the β-Glucan from Pleurotus Cornucopiae Mushroom on Macrophage Action, jurnal lain yang membahas mengenai jamur ini menyebutkan bahwa jamur tiram kaya akan serat makanan, beta-glukan, dan berbagai macam bahan lain yang bisa meningkatkan kesehatan.

Jenis jamur ini pun memiliki rasa yang enak dan bisa digunakan untuk berbagai macam jenis makanan gurih. Biasanya jamur tiram pun bisa ditemukan di berbagai macam super market.

Lalu, apa sih manfaat jamur tiram untuk kesehatan? Ini dia!

1. Mengurangi Kadar Kolesterol

Jamur tiram telah terbukti menurunkan kolesterol secara alami baik pada hewan maupun penelitian manusia. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa jamur tiram mengurangi kadar kolesterol hingga 37 persen dan menurunkan trigliserida hingga 45 persen. Studi lain tahun 2007 menunjukkan bahwa pasien diabetes yang diberi jamur tiram menunjukkan penurunan kadar kolesterol yang signifikan.

Selain itu, jamur tiram merupakan sumber serat yang baik yang diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

2. Memperkuat Kekebalan Tubuh

Jamur tiram memiliki antioksidan seperti selenium, yang membantu melindungi sel dari kerusakan yang dapat menyebabkan penyakit kronis, sehingga membantu memperkuat sistem kekebalan. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa jamur tiram mengandung senyawa yang bertindak sebagai imunomodulator, yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Meningkatkan Fungsi Otak

Jamur tiram kaya akan niasin (vitamin B3), nutrisi penting yang telah terbukti menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif terkait usia.

4. Menurunkan Kadar Gula Darah

Meningkatkan konsumsi jamur tiram terbukti menurunkan risiko diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jamur tiram kaya akan β-glukan, serat makanan yang larut dalam air yang dapat membantu meningkatkan kadar glukosa, yang dapat membantu mengurangi risiko diabetes.

5. Dapat Mengelola Kanker

Jamur tiram menunjukkan sifat anti tumor yang telah terbukti menghentikan pertumbuhan sel kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Oncology menunjukkan bahwa jamur tiram memiliki kemampuan ampuh untuk menekan pertumbuhan sel kanker payudara dan kanker usus besar. Studi 2011 lainnya menunjukkan bahwa ekstrak jamur tiram memiliki efek terapeutik terhadap tumor kolorektal dan sel leukemia.

Dengan banyaknya manfaat dari jamur tiram yang dimiliki oleh jamur tiram sangat saying kalua kita tidak mengkonsumsinya. Terlebih saat ini jamur tiram sudah dapat dibeli secara online melalui TaniHub.

TaniHub adalah E-commerce Pertanian Indonesia yang mengatasi permasalahan rantai pasokan dan distribusi hasil pertanian. Melalui teknologi, TaniHub menghubungkan petani dengan pasar untuk memungkinkan petani menjual produk pertanian dengan harga yang adil dan kuantitas yang berkelanjutan.

Didirikan pada akhir tahun 2015 sebagai platform on-demand untuk mengirimkan sayuran dari lahan pertanian ke rumah tangga, pada bulan Juli 2016, TaniHub mulai menjadi perusahaan B2B (Business to Business) semua jenis komoditas pertanian seperti buah, sayur, bumbu, telur & ungga, ikan, kebutuhan masak hingga sembako.

By tipseru